Skip to main content

Goodbye 2013!

Merry Christmas 2013 and... Happy New Year 2014!!!

Konbanwa! Aaaa kayaknya baru kemarin deh ngepost blog di akhir 2012.. Dan sekarang gue kembali muncul dari peradaban monster batu.
By the way, hari ini gue not-too-excited perihal perayaan Tahun Baru. Mungkin efek libur yang no mercy kali yee.. but lagipula gue agak capek baru pulang abis nonton 47 Ronin ama 2 temen gue yang sekarang ini jadi motivasi gue untuk 'bangkit'. Bangkit apa hayoo? Mau tau aja apa banget? Kepoooooo! :))

Well well.. Post kali ini gue akan menflashback (juga) dari awal 2013. Semoga gue masih inget. Maklum, pikunan.


Bot - Struggle
Di awal tahun.. yang gue inget itu sisa-sisa kegalauan dengan si kokoh IT. Dan ke-struggle-an gue menghadapi kerjaan yang masih kaku dikerjainnya dan juga buanyak. Ohya, si kokoh IT juga pindah kerja di awal tahun ini deh kalo ga salah. Dia pindah ke Serang demi mengejar prestasi kakaknya yang udah ada di level Kadiv.

Mid - Blessing
Di pertengahan tahun.. gue inget banget betapa enegnya ngurusin kerjaan promosi lebaran, sampe ngeluh pengen resign untuk pertama kalinya. Tapi bos gue saat itu ngertiin gue dan meringankan pekerjaan dengan ngebagi kerjaan gue dengan temen sebelah gue. Dan gue kenal dengan seseorang yang membuat hidup gue kembali 'hidup' di pertengahan tahun 2013 ini. Si kacamata berpenampilan sederhana yang.. sangat 'ergh' (maap gabisa dideskripsikan dengan kata-kata). Gue merasa comfort banget kalo sama dia. Kalo ngobrol pun bisa lupa waktu. Ketemu hampir 10 jam waktu itu juga rasanya ga cukup. I'm deeply in love..

Top - Hope
Di penghujung tahun.. kerjaan gue dirombak total. Teorinya sih bilangnya 'penaikkan mutu karyawan'. Menurut gue sih cuma pemanfaatan tenaga kerja yang ada karena perusahaan gamau rekrut karyawan lagi. Apalagi dollar melejit. Kerjaan gue jadi ribet, banyak, dan juga beresiko. Karena berhubungan sama angka jute-jutean. Kerjaan doi juga berubah jadi banyak karena temen seperjuangannya pada resign. Dan.. sekarang gue kehilangan 80% dirinya (orang yang bikin gue mewek di post sebelum ini). Karena 20%nya ada yang ngegantung, dan guenya ngarep. Gue masih nunggu.. Entah sampe kapan. Temen-temen gue menyarankan untuk move on. Gue? Batu. Sementara nunggu, gue harus 'bangkit' kembali. Memperbaiki diri. Itu yang akan gue tempuh di 2014. Buat sebagian orang, revolution is a bullshit. Tapi gue bertekad untuk mewujudkannya. Apa sih yang akan gue wujudkan? Rahasiaaa! (clue: hari ini, pertama kalinya dalam idup gue, gue beli dress terusan motif batik dengan kocek gue sendiri)

Anyway, Happy New Year 2014!!
Gemes banget pengen ngucapin paling pertama ke dia tapi dia duluan :'( Thanks, faifu.

Comments

  1. BELOM SUNGKEM SELAMAT TAON BARU SAMA KOKOH!
    maapkan daku, koh.
    selamat taun baru~ :lalala:

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

bad day , bad mood

hoaaa~~! hate this day xoo muchh !! :(( hufh~ benci deh . pagi" aj ud d'bkin emosi ma tmen gw . bz ud gt , mo k puri kga jd . kta'na nykp sakit . n ga mao plg mlm" . helloo~ k mal cuma nntn trus plg ap nikmat'na seh ? akhir'na kga jd aj dah . gw btuh refreshing ! huh.. n satu lg . knp sih gw rus ngliad Dy trus"an komenin si cewek beriman ? arhh!! +.+ hate hate hate !

[ Febrian - Cinta Diam-Diam ]

Pertama bertemu ku suka padamu Begitu juga denganmu Sayangnya cinta kita tak mungkin bersatu Namun pernah berjanji sehidup semati [*] Engkau punya dia Sementara aku sendiri Tak mungkin orang ‘kan tahu Kita mencinta [**] Inikah namanya cinta diam-diam Hanya Tuhan engkau dan aku yang tau Biarkanlah ragamu ini jadi miliknya Namun jiwa dan cintamu pasti untukku Sampai saat ini kau selalu di hati Karena ku tak mungkin mengganti Ku tahu hatimu selalu untukku Karena cinta kita ini cinta sejati Back to [*] Back to [**] 2x Inikah namanya cinta diam-diam - download -

1st poem in my blog

~ tak kusangka ~ original created by : Septia tak kukenal dirimu saat itu sombong , bgitulah pandangan pertamaku tapi kau buktikan kesalahan pikiranku kau mau mengenalku kau mau menjadikanku temanmu kau temani hariku dengan pesanmu kesepian tak lagi menyelimutiku namun tak kusangka dan tak dapat kuduga pertemanan sekian lama tak kusadari berubah menjadi cinta senang hatiku saat menerima pesanmu debar jantungku saat mendengar suaramu kau slalu memberi perhatian yang menenangkanku beragam motivasi yang kudapat dari pikiran dewasamu sempat ku menuntut arti semua ini aku tak ingin menjalin hubungan dulu , jawabmu kucoba mengerti dan sabar menunggu tapi... sosok lain datang ke dalam hidupmu sedikit demi sedikit sirna harapanku kurasakan berkurangnya rasa pedulimu terhadapku aku menyukainya , kau mengaku detak jantungku pun membisu tak dapat kubendung air mataku apakah kau tau rasanya ? tak lama kusadari ya , aku bukan apa-apa dibanding wanita itu aku tak ada artinya aku tak berharga tapi ka...